Adiwiyata berasal dari bahasa Sanskerta: Adi yang berarti besar, agung, atau ideal, dan Wiyata yang berarti tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika. Jadi, sekolah Adiwiyata bukan hanya sekadar sekolah yang bersih, tapi juga tempat di mana nilai-nilai pelestarian alam ditanamkan ke dalam karakter setiap siswa dan guru

Aksi Nyata Siswa SMPN 1 Sangatta Utara: Edukasi ‘CBS’ di Persimpangan Jalan

SANGATTA (Rabu, 22 April 2026)– Puluhan siswa dari SMPN 1 Sangatta Utara turun ke jalan untuk menggelar aksi sosialisasi lingkungan di kawasan persimpangan lampu merah Simpang Pendidikan, Sangatta, Kutai Timur. Berbekal semangat yang membara, para siswa ini mengampanyekan gerakan CBS (Cinta Air, Bijak Listrik, dan Sadar Sampah).
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pengguna jalan akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan mulai dari hal-hal kecil di rumah tangga.

Sambil menunggu lampu lalu lintas berganti hijau, para siswa membentangkan poster kreatif dan membagikan selebaran edukatif kepada pengendara motor maupun mobil. Pesan yang disampaikan sangat lugas:
Cinta Air: Mengajak warga untuk tidak membuang-buang air bersih dan menjaga sumber air dari polusi.
Bijak Listrik: Mengingatkan pentingnya mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan untuk menghemat energi.
Sadar Sampah: Mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik serta bahaya membuang sampah sembarangan.
Kepala SMPN 1 Sangatta Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Sekolah Adiwiyata dan komitmen sekolah sebagai sekolah Adiwiyata.
"Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat. Lewat kampanye CBS ini, kami berharap warga Sangatta semakin peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Para pengguna jalan tampak menyambut baik aksi ini. Salah satu pengendara, Bapak Aris, mengaku terkesan dengan keberanian dan kepedulian para siswa SMP tersebut.
"Bagus sekali melihat anak-anak muda sudah peduli soal hemat listrik dan sampah. Ini pengingat buat kita yang dewasa agar memberikan contoh yang baik," tuturnya.
Aksi sosialisasi ini berjalan dengan tertib dan lancar dengan pengawasan dari guru pendamping serta pihak keamanan setempat guna memastikan keselamatan para siswa di area jalan raya. Melalui gerakan CBS, SMPN 1 Sangatta Utara berharap pesan hijau ini dapat tertanam kuat di hati sanubari masyarakat Kutai Timur.
Penulis: Elly Handayani, M.Pd
Lokasi: Sangatta, Kutai Timur